bg-mask-group
Article

Posted Date

Dec 18, 2024

Article

Rumus Slovin: Cara Menghitung Sampel Penelitian dengan Mudah

Apa Itu Rumus Slovin?

Adalah formula yang dirancang untuk menghitung jumlah sampel yang diperlukan dari populasi. Rumus ini sangat membantu peneliti yang memiliki keterbatasan waktu atau sumber daya untuk melakukan sensus terhadap seluruh populasi.

Rumus: n=N1+N(е)2

Keterangan:

  • n: Ukuran sampel yang diperlukan
  • N: Ukuran populasi
  • e: Margin of error atau tingkat toleransi kesalahan (biasanya 0,05 atau 5%)

Rumus ini digunakan untuk mempermudah proses penentuan sampel dengan hasil yang tetap representatif.

Rumus Slovin Menurut Sugiyono

Menurut Sugiyono, rumus ini digunakan dalam penelitian kuantitatif sebagai metode praktis untuk menentukan jumlah sampel. Dalam bukunya, Sugiyono menjelaskan bahwa rumus ini sangat efektif untuk penelitian dengan populasi besar, di mana melakukan sensus penuh tidak memungkinkan.

Sugiyono menekankan bahwa:

  1. Tingkat Kesalahan (e) harus ditentukan sejak awal penelitian berdasarkan kebutuhan peneliti (biasanya 5%).
  2. Rumus ini digunakan untuk memastikan efisiensi penelitian, terutama saat keterbatasan waktu, tenaga, atau biaya menjadi faktor penting.
  3. Penggunaan rumus ini harus didasarkan pada asumsi bahwa data yang dikumpulkan cukup homogen, sehingga sampel dapat mencerminkan populasi.

Rumus Slovin Sampel

Ini digunakan untuk menghitung ukuran sampel dari suatu populasi berdasarkan margin of error yang telah ditentukan. Dengan menggunakan rumus ini, peneliti dapat menentukan jumlah sampel minimum yang diperlukan untuk mendapatkan data yang valid dan dapat diandalkan.

Cara Menghitung Rumus Slovin

Berikut langkah-langkah menggunakan Metode Slovin untuk menghitung ukuran sampel:

1. Identifikasi Populasi (N): Tentukan jumlah total populasi yang menjadi subjek penelitian.

2. Tentukan Margin of Error (e): Pilih tingkat kesalahan yang diinginkan. Biasanya, peneliti menggunakan 5% (e=0,05).

3. Gunakan Rumus ini: Masukkan nilai N dan e ke dalam rumus: n=N1+N(е)2

4. Hitung Ukuran Sampel (n): Lakukan perhitungan untuk mendapatkan ukuran sampel yang diperlukan.

Contoh Rumus Slovin:

Populasi = 2.000 orang
Margin of error = 5% (e=0,05)

n=20001+2000(0.5)2

n=20001+20000.0025

n=20001+5=20006= 334

Jadi, diperlukan 334 orang sebagai sampel.

Kenapa Menggunakan Rumus Slovin?

  1. Efisiensi: Membantu menentukan ukuran sampel tanpa harus mencakup seluruh populasi.
  2. Praktis: Mudah digunakan dan fleksibel untuk berbagai jenis penelitian.
  3. Akurasi: Menghasilkan data yang valid dengan mempertimbangkan margin of error.

Kapan Menggunakan Rumus Slovin?

  1. Saat populasi besar dan tidak memungkinkan untuk menyurvei semuanya.
  2. Saat sumber daya penelitian, seperti waktu dan biaya, terbatas.
  3. Ketika penelitian membutuhkan sampel representatif dengan tingkat kesalahan tertentu.

Alasan Menggunakan Rumus Slovin

  1. Efisiensi Biaya dan Waktu: Tidak perlu menyurvei seluruh populasi.
  2. Representasi yang Tepat: Memastikan bahwa sampel mencerminkan populasi.
  3. Akurasi Tinggi: Mempertimbangkan tingkat toleransi kesalahan dalam penghitungan.
  4. Sederhana dan Mudah: Rumusnya mudah dipahami dan diterapkan.

Tabel Rumus Slovin

Berikut adalah contoh tabel penghitungan ukuran sampel dengan metode Slovin pada populasi yang berbeda dan margin of error 5%:

Populasi (NNN)

Tingkat Kesalahan (eee)

Sampel (nnn)

100

5% (0,05)

80

500

5% (0,05)

222

1.000

5% (0,05)

286

5.000

5% (0,05)

357

10.000

5% (0,05)

370

Tabel ini menunjukkan bahwa semakin besar populasi, semakin sedikit persentase sampel yang diperlukan untuk menghasilkan data representatif.

Contoh Penggunaan Rumus Slovin dalam Penelitian

  1. Survei Kepuasan Pelanggan:
    Sebuah perusahaan dengan 1.500 pelanggan ingin mengetahui tingkat kepuasan mereka. Dengan margin of error 5%, diperlukan 316 pelanggan sebagai sampel.
  2. Penelitian Akademik:
    Seorang mahasiswa ingin meneliti kebiasaan belajar dari populasi 3.000 mahasiswa. Dengan margin of error 10%, hanya diperlukan 98 sampel untuk penelitian.
  3. Pengumpulan Data dengan tSurvey.id
    Platform seperti tSurvey.id mempermudah pengumpulan data dari sampel. Dengan desain survei yang intuitif, Anda dapat menjangkau responden secara digital dan menghasilkan data akurat yang siap untuk analisis.

Kesimpulan

Teknik Slovin adalah alat yang sangat berguna dalam penelitian kuantitatif untuk menentukan ukuran sampel yang optimal. Dengan mempertimbangkan populasi dan margin of error, rumus ini membantu peneliti membuat keputusan yang efisien. Untuk mengumpulkan data dari sampel, gunakan tSurvey.id, yang memungkinkan survei digital dilakukan dengan cepat, terorganisir, dan hasil yang siap untuk analisis.

Posted Date

Dec 18, 2024

Objek Penelitian: Pengertian, Contoh, dan Perbedaannya dengan Subjek Penelitian

Objek Penelitian: Pengertian, Contoh, dan Perbedaannya dengan Subjek Penelitian

Objek dalam penelitian adalah segala sesuatu yang menjadi fokus atau sasaran dari sebuah penelitian untuk dikaji lebih mendalam. Objek ini dapat berupa individu, kelompok, fenomena, atau peristiwa yang relevan dengan tujuan penelitian. Pemilihan objek yang tepat sangat penting untuk menjamin validitas dan reliabilitas hasil penelitian.

Read More
Article
Jenis-Jenis Penelitian: Strategi Tepat untuk Pengumpulan Data

Jenis-Jenis Penelitian: Strategi Tepat untuk Pengumpulan Data

Jenis-jenis penelitian adalah berbagai pendekatan yang digunakan dalam proses ilmiah untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data. Memahami jenis penelitian sangat penting untuk menentukan metode yang sesuai dengan tujuan penelitian. Artikel ini membahas jenis penelitian, jenis variabel penelitian, memberikan contoh jenis penelitian, serta menjelaskan jenis data penelitian yang sering digunakan.

Read More
Article
Disney+ Hotstar jadi Penyedia Layanan Streaming OTT Paling Diminati di Indonesia

Disney+ Hotstar jadi Penyedia Layanan Streaming OTT Paling Diminati di Indonesia

Apakah kamu masih sering menonton acara di stasiun televisi? Jika jawabanmu jarang atau tidak pernah, mungkin kamu adalah salah satu pengguna layanan streaming OTT berbayar. Layanan Over The Top (OTT) berbayar adalah layanan media streaming yang menayangkan konten di internet yang menerapkan sistem biaya berlangganan kepada penggunanya. Beragam konten video dapat dinikmati dari layanan streaming ini, mulai dari serial TV, film berlisensi hingga program orisinil. Beberapa penyedia layanan streaming OTT yang hadir di Indonesia adalah Netflix, Disney+, Vidio, Mola TV, Apple TV dan banyak lagi. Namun, seperti apa layanan OTT di Indonesia dan bagaimana perilaku pengguna layanan ini? tSurvey telah melakukan sebuah studi kepada 600 responden dengan rata-rata usia dibawah 35 tahun dan SES upper to middle class untuk mencari tau tentang perilaku pengguna layanan streaming OTT di Indonesia.

Read More
Article
Memahami Perubahan Perilaku Konsumen Indonesia di Bulan Ramadan

Memahami Perubahan Perilaku Konsumen Indonesia di Bulan Ramadan

Bulan Ramadan selalu disambut antusias oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Banyak aktivitas dan rutinitas baru yang hanya dilakukan di bulan Ramadan, seperti berpuasa, ngabuburit, buka bersama, mudik, hingga menyiapkan perayaan hari raya Idul Fitri. Hal itu mendorong adanya pergeseran perilaku sehari-hari masyarakat, seperti pada rutinitas kerja, kebiasaan olahraga, pola konsumsi, hingga kebiasaan berbelanja. Adanya perubahan perilaku konsumen ini tentunya harus dipahami oleh para pelaku bisnis agar bisa merencanakan strategi bisnisnya dengan efektif dan efisien. tSurvey.id telah melakukan studi kepada 2.555 responden dengan sebaran rata-rata konsumen di bawah 45 tahun dengan SES upper to lower class tersebar di 27 propinsi dan 137 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, untuk mengetahui bagaimana perilaku konsumen selama bulan Ramadan. Berikut ini adalah ulasannya!

Read More
Article