bg-mask-group
Article

Posted Date

Dec 27, 2024

Article

Contoh Rumusan Masalah Penelitian: Panduan Lengkap Menyusun Masalah yang Tepat

Apa Itu Perumusan Masalah Penelitian?

Perumusan masalah adalah proses merumuskan pertanyaan utama yang ingin dijawab melalui penelitian. Hal ini mencakup identifikasi masalah, penggambaran konteks, serta pemaparan dampak atau konsekuensi dari masalah tersebut jika tidak segera diselesaikan.

Rumusan masalah juga menjadi panduan untuk menentukan metodologi penelitian, jenis data yang diperlukan, dan pendekatan analisis yang relevan.

Apa Isi Rumusan Masalah dalam Penelitian?

Rumusan masalah biasanya mencakup hal berikut:

  1. Identifikasi Masalah: Apa yang menjadi isu utama?
  2. Latar Belakang: Mengapa masalah ini penting untuk diteliti?
  3. Tujuan: Apa yang ingin dicapai dengan menyelesaikan masalah ini?
  4. Batasan: Ruang lingkup atau fokus penelitian agar lebih terarah.

Contoh Rumusan Masalah Penelitian

Berikut adalah beberapa contoh rumusan masalah dari berbagai bidang penelitian:

  1. Bidang Pendidikan:
    • Bagaimana pengaruh penggunaan teknologi pembelajaran terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar?
  2. Bidang Bisnis:
    • Apa saja faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam memilih produk makanan organik?
  3. Bidang Sosial:
    • Bagaimana media sosial memengaruhi pola interaksi sosial remaja di era digital?
  4. Bidang Teknologi:
    • Seberapa besar dampak implementasi aplikasi berbasis AI terhadap efisiensi operasional perusahaan startup?

Contoh Rumusan Masalah Penelitian dan Tujuan Penelitian

Contoh Rumusan Masalah:

  • Apakah metode pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa?

Tujuan Penelitian:

  • Untuk menganalisis efektivitas metode pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa.

Dengan menetapkan rumusan masalah yang spesifik, tujuan penelitian dapat dirancang dengan lebih terarah dan relevan terhadap isu yang diangkat.

4 Langkah Perumusan Masalah

Berikut adalah langkah-langkah untuk merumuskan masalah penelitian:

  1. Identifikasi Masalah:
    Temukan isu utama dari fenomena yang diamati, baik dari literatur, observasi, atau pengalaman pribadi.
  2. Analisis Masalah:
    Lakukan analisis untuk memahami akar penyebab dan dampaknya.
  3. Penyusunan Pertanyaan Penelitian:
    Ubah masalah menjadi pertanyaan penelitian yang dapat dijawab melalui data dan analisis.
  4. Validasi Masalah:
    Pastikan masalah relevan, signifikan, dan sesuai dengan konteks penelitian.

Contoh Rumusan Masalah Proposal Penelitian

Ketika menulis proposal penelitian, rumusan masalah menjadi komponen utama yang harus dijelaskan dengan baik. Berikut contohnya:

  • Judul Proposal: “Pengaruh Media Sosial terhadap Perilaku Konsumtif Remaja”
  • Rumusan Masalah:
    1. Apakah media sosial berpengaruh terhadap perilaku konsumtif remaja?
    2. Faktor apa saja dari media sosial yang memengaruhi keputusan pembelian remaja?
    3. Bagaimana cara mengurangi dampak negatif perilaku konsumtif akibat media sosial?

Apa Isi Bagian Rumusan Masalah?

Bagian rumusan masalah dalam penelitian terdiri dari:

  1. Pendahuluan: Menjelaskan latar belakang masalah secara umum.
  2. Pernyataan Masalah: Merinci masalah utama yang akan diteliti.
  3. Pertanyaan Penelitian: Menjabarkan masalah dalam bentuk pertanyaan spesifik.
  4. Signifikansi Masalah: Menguraikan pentingnya menyelesaikan masalah ini dalam konteks ilmiah atau praktis.

Kesimpulan

Rumusan masalah adalah elemen penting dalam penelitian yang menentukan arah dan tujuan studi. Dengan menggunakan alat seperti tSurvey, proses perumusan masalah dapat dilakukan dengan lebih efektif berdasarkan data yang relevan. Memahami cara membuat rumusan masalah yang baik akan membantu peneliti menghasilkan penelitian yang berkualitas.

Posted Date

Dec 27, 2024

Objek Penelitian: Pengertian, Contoh, dan Perbedaannya dengan Subjek Penelitian

Objek Penelitian: Pengertian, Contoh, dan Perbedaannya dengan Subjek Penelitian

Objek dalam penelitian adalah segala sesuatu yang menjadi fokus atau sasaran dari sebuah penelitian untuk dikaji lebih mendalam. Objek ini dapat berupa individu, kelompok, fenomena, atau peristiwa yang relevan dengan tujuan penelitian. Pemilihan objek yang tepat sangat penting untuk menjamin validitas dan reliabilitas hasil penelitian.

Read More
Article
Jenis-Jenis Penelitian: Strategi Tepat untuk Pengumpulan Data

Jenis-Jenis Penelitian: Strategi Tepat untuk Pengumpulan Data

Jenis-jenis penelitian adalah berbagai pendekatan yang digunakan dalam proses ilmiah untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data. Memahami jenis penelitian sangat penting untuk menentukan metode yang sesuai dengan tujuan penelitian. Artikel ini membahas jenis penelitian, jenis variabel penelitian, memberikan contoh jenis penelitian, serta menjelaskan jenis data penelitian yang sering digunakan.

Read More
Article
Disney+ Hotstar jadi Penyedia Layanan Streaming OTT Paling Diminati di Indonesia

Disney+ Hotstar jadi Penyedia Layanan Streaming OTT Paling Diminati di Indonesia

Apakah kamu masih sering menonton acara di stasiun televisi? Jika jawabanmu jarang atau tidak pernah, mungkin kamu adalah salah satu pengguna layanan streaming OTT berbayar. Layanan Over The Top (OTT) berbayar adalah layanan media streaming yang menayangkan konten di internet yang menerapkan sistem biaya berlangganan kepada penggunanya. Beragam konten video dapat dinikmati dari layanan streaming ini, mulai dari serial TV, film berlisensi hingga program orisinil. Beberapa penyedia layanan streaming OTT yang hadir di Indonesia adalah Netflix, Disney+, Vidio, Mola TV, Apple TV dan banyak lagi. Namun, seperti apa layanan OTT di Indonesia dan bagaimana perilaku pengguna layanan ini? tSurvey telah melakukan sebuah studi kepada 600 responden dengan rata-rata usia dibawah 35 tahun dan SES upper to middle class untuk mencari tau tentang perilaku pengguna layanan streaming OTT di Indonesia.

Read More
Article
Memahami Perubahan Perilaku Konsumen Indonesia di Bulan Ramadan

Memahami Perubahan Perilaku Konsumen Indonesia di Bulan Ramadan

Bulan Ramadan selalu disambut antusias oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Banyak aktivitas dan rutinitas baru yang hanya dilakukan di bulan Ramadan, seperti berpuasa, ngabuburit, buka bersama, mudik, hingga menyiapkan perayaan hari raya Idul Fitri. Hal itu mendorong adanya pergeseran perilaku sehari-hari masyarakat, seperti pada rutinitas kerja, kebiasaan olahraga, pola konsumsi, hingga kebiasaan berbelanja. Adanya perubahan perilaku konsumen ini tentunya harus dipahami oleh para pelaku bisnis agar bisa merencanakan strategi bisnisnya dengan efektif dan efisien. tSurvey.id telah melakukan studi kepada 2.555 responden dengan sebaran rata-rata konsumen di bawah 45 tahun dengan SES upper to lower class tersebar di 27 propinsi dan 137 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, untuk mengetahui bagaimana perilaku konsumen selama bulan Ramadan. Berikut ini adalah ulasannya!

Read More
Article